Rabat – Sore yang hangat dengan nuansa keilmuan yang sakral dirasakan mahasiswa Indonesia dalam agenda sowan dan silaturahmi di kediaman Syekh Hamzah Al-Kattani di Rue Oulad Boutabet, Rabat. Agenda ini dilaksanakan pada hari Ahad, 17 September 2026 sebagai salah satu agenda rutinan mahasiswa Indonesia di Maroko. Agenda ini dihadiri sekitar 20 orang mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang menempuh kuliah di universitas yang berbeda di Maroko. Selain menjadi ajang silaturahmi, agenda ini juga menjadi kesempatan untuk menerima nasehat dan doa dari ulama agar memperoleh keberkahan dalam menuntut ilmu di Tanah Maghribi.
Agenda sowan ini dibuka dengan persembahan hadroh dari mahasiswa Indonesia yang diiringi dengan lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Persembahan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus menjadi wadah pengenalan budaya Islam khas Indonesia. Dalam agenda sowan ini, Syekh Hamzah al-Kattani mengingatkan kembali tentang benang sejarah panjang antara perkembangan Islam di Indonesia yang banyak mengadopsi budaya Islam di Maroko. Beliau juga menyebutkan sejumlah kitab masyhur dari ulama Maghrib yang banyak menjadi rujukan di Indonesia, seperti kitab Al-Jurumiyah. Dengan merefleksi kembali sejarah panjang tersebut, maka akan semakin menumbuhkan cinta mahasiswa Indonesia terhadap Maroko yang menjadi tempat mereka menuntut ilmu saat ini.
Syekh Hamzah al-Kattani juga memberi pesan kepada mahasiswa Indonesia di Maroko dengan hadis Rasulullah SAW. “Ulama adalah pewaris para nabi. Para ulama tidak mewariskan dinar atau dirham, melainkan ilmu. Maka manfaatkanlah masa menuntut ilmu kalian di tanah Maroko ini dengan selalu dekat pada para ulama” pesan Sang Syekh yang disampaikan dengan bahasa Arab yang fasih. Melalui agenda sowan dan silaturahmi ini, mahasiswa Indonesia di Maroko semakin didorong agar tidak hanya menuntut ilmu secara formal di ruang kelas. Namun juga bersungguh-sungguh dalam mengejar ilmu dengan silaturahmi ke para ulama yang ada di Maroko. Agenda lalu ditutup dengan penyerahan cenderamata berupa khat kaligrafi karya mahasiswa Indonesia kemudian dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah yang diimani oleh Syekh Hamzah al-Kattani.
Ikuti kegiatan kami lewat instagram, @ppimaroko
Simak artikel terbaru kami,
