Antusiasme Ratusan Peserta Seminar Internasional: Terwujudnya Diskusi Ilmiah Lintas Bangsa

Kabar Berita,Ke-PPI-an

Antusiasme Ratusan Peserta Seminar Internasional: Terwujudnya Diskusi Ilmiah Lintas Bangsa

Rabat, 13 April 2025 – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko, bekerja sama dengan Markaz Nama, didukung oleh para sponsor, dan bekerja sama dengan Dar El-Hadith El-Hassania yang bersedia meminjamkan auditoriumnya sebagai tempat pelaksanaan, sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Pengaruh Ilmu Logika terhadap Ilmu Keislaman” pada Minggu, 13 April 2025.

Acara yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 20.00 waktu setempat ini menarik lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan—mulai dari mahasiswa Indonesia sampai akademisi Maroko—yang hadir untuk menyimak diskusi intelektual bernas seputar hubungan antara ilmu akal dan ilmu keislaman dalam perspektif kontemporer.

Seminar dibuka dengan penuh semangat lewat penampilan dari Syubbanul Maghribi, grup hadrah yang dibina langsung oleh Lesbumi PCINU Maroko, membawakan nuansa budaya khas Indonesia di tengah khalayak maghribi. Lantunan syair dan hentakan alat musik tradisional menggema hingga ke pintu utama gedung, menyambut para peserta yang berdatangan.

Ustaz Ahmad As-Sanuni, Wakil Mudir Dar El-Hadith El-Hassania, membuka acara dengan sambutan hangat. “Kami sangat senang dengan adanya kerja sama antara Dar El-Hadith El-Hassania dan PPI Maroko dalam menghadirkan diskusi keilmuan seperti ini,” tutur beliau. Ia juga mengapresiasi relevansi tema yang diangkat. “Urgensi tema ini sangat nyata di tengah dinamika pemikiran keislaman masa kini,” tambahnya.

Selanjutnya, sambutan resmi disampaikan oleh Bapak Sutarwindargo, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Rabat, dalam bahasa Inggris. Beliau menyampaikan apresiasi atas kiprah mahasiswa Indonesia di Maroko yang mampu menjembatani dialog ilmiah lintas bangsa.

Ketua PPI Maroko, M. Hanif Al-Fatih, menyampaikan harapannya, “Kami berharap seminar ini dapat mempererat hubungan keilmuan antar peserta dan menjadi ajang pertukaran gagasan antar akademisi lintas disiplin.”

Zawiyah Nusantara juga turut dijelaskan dalam sambutannya, “Seminar Internasional ini diselenggarakan oleh Zawiyah Nusantara yang berada di bawah Departemen Pendidikan PPI Maroko.” Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa Zawiyah Nusantara adalah organisasi pendidikan yang menggabungkan adat keilmuan Maroko dan Indonesia.

Sebelum acara inti dimulai, PPI Maroko tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pihak yang turut andil dalam suksesnya pelaksanaan Seminar Internasional kali ini dengan memberikan buah tangan sebagai bentuk simbolis dari apresiasi dan rasa terima kasih. Pemberian tersebut disambut hangat oleh pihak terkait dan disaksikan semua hadirin, dengan harapan akan adanya hubungan baik yang berkelanjutan. 

Para pemateri mengisi inti utama seminar dengan sangat menarik, tidak diragukan lagi keahliannya melihat latar belakang dari masing-masing mereka. Para pemateri, meliputi Ustaz Hasan Boufaris, Ustaz Idris Al-Khursyafi, Ustaz Umar Mbarki, dan Ustaz Muhammad Daami, membawakan masing-masing sub tema dengan piawai dan mudah dipahami.

Tidak hanya menghadirkan forum diskusi, PPI Maroko juga menghadirkan bazar buku hasil kolaborasi dengan Markaz Nama, yang memamerkan lebih dari 100 judul buku bertema keislaman, filsafat, dan pemikiran kontemporer. Bazar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta, sekaligus ruang berbagi ilmu dalam bentuk publikasi fisik.

Di sisi lain, Departemen Pengembangan Usaha PPI Maroko turut meramaikan acara dengan menghadirkan stand produk khas Indonesia, mulai dari makanan tradisional hingga cenderamata, sebagai bentuk promosi budaya dan ekonomi kreatif pelajar Indonesia di luar negeri.

Antusiasme peserta tercermin dari respons hangat sepanjang acara berlangsung. “Aku sama sekali tidak merasa bosan ketika acara berlangsung,” ucap salah seorang mahasiswa Universitas Ibnu Tofail Kenitra ketika diwawancarai oleh pihak panitia. Ruang seminar dipenuhi semangat diskusi dan tanya jawab yang dinamis, mencerminkan minat tinggi terhadap tema yang dibahas. Bahkan setelah acara resmi ditutup, pujian dan kesan positif terus mengalir dari peserta, pemateri, dan tamu undangan.

Seminar Internasional ini menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat posisi pelajar Indonesia di kancah akademik internasional, sekaligus mempererat hubungan keilmuan antara Indonesia dan dunia Islam, khususnya di Maroko. Bukan hanya itu, pelajar Indonesia dinilai sangat baik dalam merepresentasikan negaranya di acara internasional ini, sebagaimana apa yang disampaikan oleh salah seorang hadirin berkebangsaan Maroko, “Kalian (pelajar Indonesia) adalah representasi terbaik dari negeri kalian.”

Baca: PPI Maroko Sukses Gelar Bukber Mancanegara bersama INH

Kunjungi kami di Instagram @ppimaroko

Tag Post :
Aktivitas,Berita,seminar
Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *