Spring Games 2025: Merajut Keberagaman, Membangun Solidaritas Warga PPI Maroko
Ditulis oleh Aruusalkhofiqoini Bahri Chaniago
Spring Games merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh PPI Maroko saat liburan musim semi. Acara ini menjadi ajang perlombaan antar mahasiswa Indonesia yang mewakili beberapa kota tempat mereka berdomisili di Maroko. Kota-kota tersebut dibagi menjadi empat tim dalam perlombaan Spring Games ini, yaitu Racamamo (Rabat, Casablanca, Marrakech, Mohamedia), Fesmero (Fez, Meknes, Sefrou), Otata (Oujda, Tangier, Tetouan), dan Kenitra. Spring Games kali ini berlangsung dengan sangat meriah, dihadiri oleh kurang lebih 120 mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang berada di Maroko. Hal ini bisa disebut sebuah pencapaian, mengingat para mahasiswa berdomisili di berbagai kota di Maroko serta harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menuju ke Rabat.

Tahun ini, Spring Games diadakan di ibu kota Maroko, Rabat, tepatnya di Salle Couverte Omnisport Akkari. Acara berlangsung selama lima hari, dimulai pada Senin (7/4) dan berakhir pada Sabtu (12/4). Beragam perlombaan yang dilaksanakan meliputi futsal, bola voli, bulutangkis, tenis meja, dan sepak takraw. Selain itu, cabang permainan yang turut dipertandingkan antara lain cerdas cermat, e-Football, Mobile Legends (e-Sport putra), Squid Game (putri), serta gobak sodor (putri). Spring Games 2025 mengangkat tema “Reuniting for Glory, Stronger Through Diversity”, yang menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman sebagai kunci untuk mencapai soliditas warga PPI Maroko.

Pembukaan acara dilakukan secara resmi oleh panitia dan KBRI Rabat di lokasi yang sama. Ketua pelaksana Spring Games 2025, Ghozali Iqbal Suprapto, dalam laporannya menyampaikan, “Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta meningkatkan gaya hidup sehat dan aktif di kalangan peserta.” Hal serupa juga ditegaskan oleh Ketua PPI Maroko 2024-2025, Muhammad Hanif Al Fatih, Lc. dalam sambutannya, “Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dan mahasiswi di Maroko saat ini tentu akan memunculkan banyak perbedaan. Harapannya dengan adanya momen berkumpul seperti di Spring Games kali ini, bisa menjadi sarana menguatkan ikatan silaturahmi antar warga PPI Maroko.” Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Rabat, Bapak Sutarwindargo.

Otata (Oujda, Tangier, Tetouan) berhasil menjadi juara umum dengan raihan empat medali emas dan tiga medali perak. Penutupan acara dilakukan di tempat yang sama pada Sabtu (12/4), diikuti dengan pembagian hadiah kepada tim-tim pemenang.
Simak Siaran Ulang Morocco Virtual EduFair 2025: Apa pun yang perlu kamu ketahui sebelum daftar Maroko!
