Oleh Azzam Muhammad Dihari dimana pohon mati Ada satu tunas kecil berjalan dengan sebelah kaki Ia menangis membopong mayat Seorang anak kecil seper sejawat Layu
Setelah mengikuti test seleksi Kemenag dan dinyatakan lulus akhirnya aku bisa melanjutkan studiku berkuliah di Universitas Al-Azhar Kairo. Ini memang bukan cuma impianku tapi juga
“Linda, selamat Nak! Kamu dapet peringkat satu lagi. Ibu kasih kamu hadiah wisata mendaki Gunung Cendana ya?, minggu depan sama Mas Arman. Tapi, Ayah sama
Dia lagi-lagi diam termangu di depan bangunan yang sudah lama tidak dijamah manusia itu. Sesekali merapalkan sesuatu di bibirnya. kepada korban Jugun Ianfu, Mbah Sukinah
“Aku adalah tempat pelarian. Aku menawarkan kebebasan. Dan aku menunjukkan sebuah perjalanan yang panjang untuk siapa pun yang mau dan siap berjuang. Berlarilah padaku, lalu
Kami kuno jauh dari modernisasi Kami lebih modern dalam idiologi Kami analistis yang realitas Kami tak mengenal lelah tanpa batas Kami penurut dan penakut Kami
Oleh: Tharekh Era Elraisy Tahun ajaran baru dimulai, menjadi tanda para delegasi-delegasi santri baru dari Indonesia untuk memasuki kampus-kampus pilihan yang tersebar ke seantero kota
Oleh: Irma Mirshodatul Jannah Hai! Hari ini sudah berapa orang yang menikmati senyum manismu? Barusan kulihat langit, sepertinya mentari tidak secerah hari biasa. Semoga
Oleh: Dhia Qotrunnada Sampai Saat Yang ditentukan Sampai saat yang ditentukan mungkin besok atau lusa Siapa yang tau pasti? Saling paham apa yang dirasa padahal