Mengenal Imam Qiraah ‘Asyrah Beserta Perawinya
Bacaan Al-Quran yang kita pakai atau baca saat ini di Indonesia adalah Imam Hafsh dari Imam Ashim Al-Kufi yang periwayatannya sampai kepada Rasulullah saw. melalui jalur imam ini. Namun, itu bukan satu-satunya bacaan. Ada ragam bacaan Al-Quran lain yang berbeda, misalnya bacaan riwayat warsy di Maroko dan bacaan riwayat Ad-Duri di Sudan. Rasulullah mengajarkan Al-Quran kepada para sahabat-sahabat, seperti Ali bin Abi Thalib, Ubay bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit, dan Abdullah bin Mas’ud, kemudian mereka mengarkan bacaan ini kepada sesama sahabat dan juga tabiin yang datang setelahnya dan seterusnya sampai sekarang. Wallahu a’lam. Berikut imam-imam qiraah ‘asyrah beserta perawinya:
Nafi Al-Madani
Nama lengkapnya adalah Abu Ruwaim Nafi’ bin Abdurrahman bin Abu Nu’aim Al-Laisi, berasal dari Isfahan lahir 70 H dan wafat di Madinah pada 169 H. Dua orang perawinya adalah Qalun dan Warsy.
- Qalun adalah Isa bin Mina Al-Madani. Diriwayatkan bahwa Nafi’ memberinya nama panggilan Qalun karena keindahan suaranya, sebab kata Qalun dalam bahasa Romawi berarti baik. Lahir pada 120 H Wafat di madinah pada 220 H.
- Warsy adalah Abu Sa’id Usman bin Sa’id al-Misri. Lahir 110 H dan Beliau wafat di Mesir pada 197 H dan riwayatnyalah yang digunakan Kerajaan Maghrib.
Ibnu Katsir
Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Katsir Al-Makki. Beliau termasuk seorang tabiin, lahir pada 45 H dan wafat di Makkah pada 120 H. Dua orang perawinya adalah Al-Bazzi dan Qunbul.
- Al-Bazi adalah Abu Hasan, Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Abu Bazzah. Lahir pada 170 H dan wafat pada 250 H.
- Qunbul adalah Abu Amr, Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad bin Khalid bin Sa’id Al-Makki Al-Makhzumi. Lahir pada 195 H wafat di Mekah pada 291 H.
Abu ‘Amr bin ‘Ala’
Beliau adalah seorang guru besar para perawi. Nama lengkapnya adalah Abu Amr Zabban bin ‘Ala’ bin Ammar Al-Mazini Al-Bashri. Beliau adalah qari dari Bashrah (Irak). Lahir pada 68 H dan wafat di Kufah pada 154 H. Dua orang perawinya adalah Ad-Duri dan As-Susi.
- Ad-Duri adalah Abu Umar Hafs bin Umar bin Abdul Aziz ad-Duri an-Nahwi. Beliau wafat pada 246 H.
- As-Susi adalah Abu Syu’aib Salih bin Ziyad bin Abdullah as-Susi. Beliau wafat pada 261 H.
Ibn Amir Asy-Syami
Nama lengkapnya adalah Abu Imran Abdullah bin Amir Al-Yahsubi, seorang kadi (hakim) di Damaskus pada masa pemerintahan Walid bin Abdul. Lahir pada 8 H dan wafat di Damaskus pada 118 H. Dua orang perawinya adalah Hisyam dan Ibn Zakwan.
- Hisyam adalah Abul Walid Hisyam bin ‘Imar bin Nusair, lahir di Damaskus pada 153 H dan menjadi kadi di sana. Beliau wafat pada 245 H.
- Ibn Dzakwan adalah Abu Amr, Abdullah bin Ahmad bin Basyir bin Zakwan Al-Qurrasyi Ad-Dimasyqi. Dilahirkan pada 173 H dan wafat pada 242 H di Damaskus.
Ashim Al-Kufi
Beliau adalah Ashim bin Abin Najud dan dinamakan pula Ibn Bahdalah dan Abu Bakar. Beliau termasuk seorang tabiin, wafat pada 127 H di Kufah. Dua orang perawinya adalah Syu’bah dan Hafs.
- Syu’bah adalah Abu Bakar, Syu’bah bin Ayyash bin Salim Al-Kuffi, lahir pada 95 H dan wafat pada 193 H.
- Hafs adalah Abu Amir, Hafs bin Sulaiman bin Mughirah Al-Bazzar Al-Kuffi. Nama panggilannya adalah Abu Amir. Lahir pada 190 H Wafat pada 180 H.
Hamzah al-Kufi
Beliau adalah Abu Imarah Hamzah bin Habib bin Imarah Az-Zayyat Al-Fafdi At-Taimi. Beliau diberi kunyah Abu Imarah, lahir pada 80 H dan wafat pada 156 H di Halwan pada masa pemerintahan Abu Ja’far al-Mansur. Dua orang perawinya adalah Khalaf dan Khallad.
- Khalaf adalah Abu Muhammad Khalaf bin Hisyam al-Bazzar. Lahir pada 150 H dan wafat di Baghdad pada 229 H.
- Khallad adalah Abu Isa Khallad bin Khalid yang wafat pada 220 H.
Al-Kisa’i al-Kufi
Beliau adalah Abul Hasan Ali bin Hamzah, seorang imam ilmu nahwu di Kufah. Lahir pada 119 H dan wafat tahun 189 H. Dua orang perawinya adalah Abul Harist dan Hafs ad-Duri.
- Al-Lais adalah Abdul Harist Al-Lais bin Khalid Al-Baghdadi, wafat pada 240 H.
- Hafs Al-Duri beliau juga perawi Abu Amr.
Abu Ja’far al-Madani
Beliau adalah Yazid bin Qo’qa’, wafat di Madinah pada 130 H. Dua orang perawinya adalah Ibn Wardan dan Ibn Jammaz.
- Wardan adalah Abu Haris Isa bin Wardan Al-Madani, wafat di Madinah pada tahun 160 H.
- Jamaz adalah Abu Rabi’ Sulaiman bin Muslim bin Jammaz Al-Madani dan wafat pada akhir tahun 170 H.
Ya’qub Al-Bashri.
Beliau adalah Abu Muhammad Ya’qub bin Ishaq bin Zaid Al-Hadrami, lahir pada 117 H dan wafat di Basrah pada 205 H. Dua orang perawinya adalah Ruwais dan Rauh.
- Ruwais adalah Abu Abdillah Muhammad bin Mutawakkil Al-Lu’lu’i Al-Bashri. Beliau wafat di Basrah pada 238 H.
- Rauh adalah Abu Hasan Rauh bin Abdul Mu’in Al-Bashri An-Nahwi. Beliau wafat 234 H.
Khalaf al-‘Aasyir
Beliau juga adalah riwayat Hamzah. Dikatakan pula bahwa wafat beliau tidak diketahui. Dua orang perawinya adalah Ishaq dan Idris.
- Ishaq adalah Abu Ya’kub Ishaq bin Ibrahim bin Utsman Al-Warraq Al-Marwazi kemudian al-Baghdadi . Beliau wafat pada 286 H.
- Idris adalah Abul Hasan Idris bin Abdul Karim Al-Baghdadi Al-Haddad. Beliau lahir pada 189 H dan wafat pada 292 H.
Belajar Qiraat
Untuk belajar qiraah syaratnya adalah buku dan guru, secara dirayah dan riwayah. Dari buku kita belajar tentang prinsip-prinsip dasar, sejarah, dan kaidah-kaidahnya. Sementara dari guru kita belajar tentang cara membacanya seperti yang diriwayatkan dari Rasulullah saw.
Wallahu a’lam.
Referensi :
كتاب القراءات العشر المتواترة من طريق الشاطبية والدرة (إعداد شيخ محمد كريم وفكرة شيخ علوي بن محمد بن أحمد بلفقيه)
Baca Mingguan Menulis: Satu-Satunya Cara Memperbaiki Kemerosotan Umat
Simak siaran ulang serial kajian Manthiq Zawiyah Nusantara di YouTube PPI Maroko