Resepsi Diplomatik: Memperkuat Hubungan Dua Negara

Event,Kabar Berita

KBRI Rabat selenggarakan Resepsi Diplomatik memeringati HUT RI ke-79: Kita harus memperkuat hubungan dua negara!

Rabat – (21/9) Masih erat dengan euforia HUT ke-79 kemerdekaan Indonesia, KBRI Rabat bersama dengan Komite Seni dan Budaya Nusantara (KSBN) menyelenggarakan Malam Kebudayaan Indonesia yang mempersembahkan berbagai warisan tradisi dan budaya Nusantara kepada warga lokal Maroko. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 21 September 2024 di Parc Hassan II, Rabat dan dihadiri oleh sejumlah tamu terhormat baik dari kalangan diplomatik maupun akademisi kampus.

Pagelaran budaya ini bertujuan untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Maroko yang sudah terjalin selama beberapa dekade, serta memperkenalkan warisan budaya Indonesia yang kaya dan beragam kepada masyarakat Internasional, khususnya di Maroko. Sejalan dengan tujuan acara ini, Bapak Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Bapak Drs. H. Hasrul Azwar, M.M., dalam sambutannya menegaskan “Kita harus memperkuat hubungan baik dua negara ini—melanjutkan pencapaian baik yg sudah diraih oleh pendahulu kita.” Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Umum KSBN, Bapak Hendardji Soepandji.

Sepanjang pertunjukan, para penonton disuguhkan dengan berbagai penampilan keindahan budaya khas Indonesia, seperti: Tari Tradisonal yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Tari Kipas khas Makassar, Tari Seudati khas Aceh, Tari Ratoeh Jaroe khas Aceh, Tari Enggang khas Kalimantas Timur, dan Tari Cawan dari Sumatera Utara. Selanjutnya, penonton juga dihibur dengan pertunjukan Ondel-ondel khas Betawi, serta persembahan berbagai lagu asal Indonesia lainnya.

Acara ini juga mendapatkan antusias tinggi dari warga lokal Maroko. Mereka yang sedang bertamasya di Parc Hassan II mulai dari sanak famili hingga sekumpulan anak muda pun menyempatkan waktunya untuk menonton Malam Kebudyaan Indonesia ini, bahkan ada yang sampai acara tuntas. Mata dan kamera penonton menuju titik yang sama: pertunjukkan ini menghibur sore para pengunjung dengan beragamnya budaya Indonesia. Selain dimeriahkan warga lokal, pelajar Indonesia di Maroko yang tersebar di berbagai kota pun turut hadir untuk memeriahkan dan menonton acara ini.

Di penghujung acara, Tarian flashmob dengan alunan lagu Gemu Fa Mi Re khas NTT yang diikuti para penonton yang turut menari bersama menjadi pungkasan dari Malam Kebudayaan Indonesia ini. Sebagaimana acara pagelaran budaya ini mengenalkan budaya dan warisan Indonesia kepada masyarakat Internasional, seyogyanya pula bagi kita, para diaspora dan pelajar Indonesia untuk memberikan wajah dan kesan baik khas Indonesia kepada mereka.

Dept. Hubungan Masyarakat 24/26

Kabinet Arunika PPI Maroko

Baca Fenomena Islam di Mata Muslim Yang Krisis Identitas

Simak Siaran Ulang Karasi Ilmiyyah: Kajian Ushul Fikih bersama Syekh Abderrahim Lossif Al-Hassani

Tag Post :
Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *